Aliansi Indonesia Damai- Islam di Indonesia menjadi salah satu yang terbesar di dunia meski Islam tidak lahir di negeri ini. Islam menjadi mayoritas di Indonesia atas kontribusi besar para ulama terdahulu.
Demikian dinyatakan Ketua Bidang Kerukunan dan pimpinan Komisi Kerukunan Antarumat Beragama Majelis Ulama Indonesia Pusat, Abdul Moqsith Ghazali dalam Halaqah Alim Ulama “Menguatkan Ukhuwah Melalui Pendekatan ‘Ibroh” yang diselenggarakan Aliansi Indonesia Damai (AIDA) bekerja sama dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumatera Utara, di Kota Medan pertengahan Agustus lalu.
Baca juga:Ulama Dahulu Bijak Mendakwahkan Islam
“Allah sangat berkuasa menjadikan Islam yang lahir di negeri yang sangat jauh di sana tapi menjadi mayoritas di Indonesia. Kita jangan merasa berkontribusi di sini karena Islam menjadi mayoritas atas kontribusi yang cukup besar dari para ulama terdahulu,” ujar kiai Moqsith Ghazali.
Ia mengatakan Islam pernah besar dan berjaya di Andalusia. Namun kini Islam di sana tak seperti dahulu. Andalusia terpecah menjadi empat negara yaitu Maroko, Tunisia, Aljazair, dan Spanyol. Islam di Spanyol kini tinggal jejaknya saja.
“Tapi rupanya Allah melakukan tukar tambah, Islam terhapus dan habis di Spanyol lalu ditukar tambah oleh Allah dengan kebangkitan Islam dari tanah Nusantara,” tutur kiai Moqsith Ghazali. [AS]
