Aliansi Indonesia Damai- Iswanto, eks kombatan konflik Ambon, Maluku dan Poso, Sulawesi Tengah mengaku ia bersama rekan-rekannya di komunitas Yayasan Lingkar Perdamaian aktif merangkul dan mengajak mereka yang masih berpemikiran ekstrem untuk kembali ke jalan perdamaian.
“Saya berusaha supaya mereka tidak melakukan aksi kekerasan lagi, bahkan yang masih di penjara pun kita datangi dan dikasih tahu tentang dampak negatif jika melakukan pengeboman,” ujar Iswanto dalam kegiatan Dialog Interaktif “Belajar Bersama Menjadi Generasi Tangguh” di SMAN 3 Bandar Lampung yang diselenggarakan Aliansi Indonesia Damai (AIDA), November 2024 silam.
Menurutnya, ia bersama rekan-rekan Yayasan Lingkar Perdamaian hanya menyampaikan dan mengingatkan mudharat aksi pengeboman. Melalui yayasan tersebut, kata dia, mereka dikasih tahu jika sudah bebas dari penjara jangan kembali ke komunitas lama dan melakukan teror atau aksi kekerasan lagi.
Baca juga: Kisah Pertobatan Eks-Kombatan, Iswanto
“Saya mengajak mereka untuk bersama dalam misi perdamaian supaya Indonesia aman. Saya sebisa mungkin mengingatkan mereka, itu adalah cara terbaik,” tutur dia.
Iswanto mengatakan mereka tidak menyukai dirinya dan komunitasnya. Namun, Iswanto dan rekan komunitasnya terus berusaha agar mereka tidak melakukan aksi lagi. Akan tetapi, usahanya tersebut tak selalu berhasil karena ada beberapa rekannya yang sudah dinasehati menjadi resividisme melakukan aksi dan masuk penjara lagi.[AS]
