Aliansi Indonesia Damai– Forum Kuningan, komunitas korban aki terorisme di Kedutaan Besar Australia Jakarta, 9 September 2004, mengajak masyarakat Indonesia meluangkan waktu sejenak dan memanjatkan doa sesuai keyakinan dan kepercayaannya untuk mendoakan para korban.
Ajakan doa bersama untuk mengenang tragedi 22 tahun lalu yang menimpa saudara-saudara kita terkena aksi terorisme di depan Kedutaan Besar Australia Jakarta pada 9 September 2004 silam.
Perwakilan Forum Kuningan, Sucipto Hari Wibowo mengatakan untuk korban yang meninggal dunia semoga mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, diampuni segala salah dan diterima amal kebaikannya. Untuk korban luka dan selamat semoga diberikan kesembuhan, pemulihan fisik dan psikologis, serta kekuatan untuk menjalani kehidupan mereka.
Baca juga: Mengingat Bom Kuningan
Sementara untuk keluarga korban semoga diberikan ketabahan, kesabaran, dan keteguhan hati dalam menghadapinya. Untuk bangsa dan negara semoga Indonesia senantiasa dilindungi dari perpecahan, dijauhkan dari radikalisme, dan selalu dipenuhi kedamaian serta rasa aman dan damai. Semoga kekerasan dan peperangan segera berakhir agar seluruh dunia aman dan damai.
“Mari kita jadikan momentum ini untuk mempererat tali persaudaraan, menjaga persatuan, dan saling menguatkan. Kekerasan mungkin bisa menghancurkan fisik, namun tidak akan pernah bisa memadamkan api kemanusiaan dan cinta kasih di antara kita,” ujar Sucipto Rabu (09/09/2026).
Ia mengajak seluruh elemen bangsa untuk berdiri bersama, bergandengan tangan, dan menunjukkan bahwa solidaritas serta kasih sayang jauh lebih kuat daripada kebencian yang ditebarkan oleh para pelaku teror. Menurut dia, tidak ada satu pun ajaran agama maupun norma kemanusiaan yang membenarkan tindakan keji yang merenggut hak hidup dan kedamaian manusia.
Ia menyampaikan ungkapan terima kasih atas kepedulian, keikhlasan, dan doa yang tulus dari masyarakat. Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa mendengar doa-doa kita dan membalas setiap kebaikan dengan kedamaian yang berlimpah. [AS]
