Aliansi Indonesia Damai- Syariat Allah Swt itu memerintahkan umat manusia untuk berbuat kebaikan bukan keburukan atau kejahatan. Siapa pun yang melakukan kejahatan atau keburukan maka telah melanggar syariat Allah Swt.
Demikian pernyataan mantan Amir Jamaah Ansharud Daulah (JAD), kelompok pendukung ISIS di Indonesia, Iskandar Natsir alias Alexander Rumatery dalam kegiatan Dialog Interaktif “Belajar Bersama Menjadi Generasi Tangguh” di MAN Balikpapan yang diselenggarakan Aliansi Indonesia Damai (AIDA), Februari 2023 silam.
“Memang tak bisa dipungkiri bahwa Allah Swt itu menciptakan kebaikan dan keburukan. Perbuatan buruk yang dilakukan manusia itu dikehendaki Allah Swt berdasarkan ketentuan kauniyah namun Allah Swt tidak menghendaki kejahatan itu dilakukan berdasarkan ketentuan syariatnya,” tutur Iskandar.
Baca juga: Pelajar Diingatkan Mewaspadai Ekstremisme
Iskandar menegaskan kelompok jaringan terorisme yang melakukan keburukan atau kejahatan dengan pengeboman dan menimbulkan korban maka telah melanggar syariat Allah Swt. Menurut dia, kelompok ini bertujuan untuk menegakkan syariat Allah tapi yang dibunuh atau yang menjadi korbannya adalah hamba-hamba Allah Swt yang baik dan rajin beribadah.
“Akal kalian tidak akan nyambung. Yang salah bukan agama dan syariatnya tapi salah memahami/menafsirkannya,” tegas Iskandar. [AS]
