Pilihan Redaksi
Umat Merindukan Akhlak Rasulullah SAW
Oleh: KH Agoes Ali Masyhuri,Pengasuh Pesantren Progresif Bumi Shalawat Sidoarjo, Jawa Timur Hidup ini memang sulit. Hanya orang berjiwa pemalaslah yang mengharapkan hidup mudah tanpa kerja dan usaha. Ketahuilah, penyebab kegagalan terbesar dalam hidup adalah ketidaktahuan terhadap diri sendiri dan terus fokus pada hal-hal di luar diri kita. Abu Hurairah…
Read More »Menebar Semangat Ketangguhan di SMAN 10 Samarinda
Aliansi Indonesia Damai – Akhir April 2024, AIDA menggelar kampanye perdamaian bertajuk Dialog Interaktif “Belajar Bersama Menjadi Generasi Tangguh” di SMAN 10 Samarinda, Kalimantan Timur. Kegiatan ini diikuti oleh 50 siswa perwakilan kelas dan organisasi intrasekolah. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan pengetahuan dan pembelajaran bagi pelajar bangsa tentang pentingnya merawat…
Read More »Merenungi Pesantren dan Kekerasan di Dalamnya
Oleh: Septian Pribadi,peneliti di Badan Litbang dan Inovasi Tebuireng Media Group; tertarik pada fenomena sosial, kebudayaan, keislaman, dan pendidikan Kasus viral kematian santri di Pesantren Al-Hanifiyyah, Kediri karena dianiaya oleh temannya adalah perkara yang menampar wajah pendidikan pesantren. Sebagai alumni pesantren, saya cukup banyak tahu bagaimana pesantren mendidik santri-santrinya. Sebagai…
Read More »Menekan Perilaku Bullying
Oleh: Ai Maryati Solihah,Ketua KPAI periode 2022-2027 Dalam 2 minggu terakhir, perilaku kekerasan secara verbal, fisik, psikis, perundungan/bullying bahkan cyberbullying yang masuk dalam ranah bullying kian mengkhawatirkan. Struktur kekerasan sangat eskalatif, dari yang ringan hingga meregang nyawa. Peristiwa di salah satu sekolah ternama di Tangsel, kemudian santri meninggal akibat bullying…
Read More »Kiat Menuju Hidup Bahagia
Oleh: KH. Agoes Ali Masyhuri,Pengasuh Pesantren Progresif Bumi Shalawat Sidoarjo, Jawa Timur Jika kita menghendaki perubahan dalam hidup dan mendambakan hidup bahagia, maka yang kali pertama harus kita lakukan adalah mengubah pikiran. Pikiran melahirkan kenyataan. Kenyataan itu akan meluas dan menyebar. Apa yang Anda pikirkan akan menjadi kenyataan dalam diri…
Read More »Dosen Unila: “Anak Muda Harus Bisa Memfilter Informasi”
Aliansi Indonesia Damai- “Sebagai anak muda, kalian harus bisa memfilter informasi. Bagaimana cara menjalankan perdamaian dengan benar, tentu saja jika kita menginginkan perdamaian bukan dengan cara kekerasan, melainkan dengan cara atau jalan damai.” Demikian adalah pernyataan Gita Karisma, dosen dan peneliti jurusan Hubungan Internasional (HI) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu…
Read More »Idul Fitri dan Moralitas Bernegara
Oleh: Ferdian Andi,Pengajar HTN/HAN di Fakultas Syariah dan Hukum UIN Jakarta, Direktur Eksekutif Pusat Kajian Kebijakan Publik dan Hukum (Puskapkum) Perayaan Idul Fitri memberi makna penting bagi individu maupun negara. Perayaan kolosal ini memiliki dimensi spiritual sekaligus sosial. Terlebih, merujuk data World Population Review, Indonesia berpenduduk muslim terbesar kedua (236…
Read More »Berkah Idul Fitri dan Perubahan Sosial
Oleh: Djoko Santoso,Guru Besar FK Unair, ahli ginjal Unair, Ketua Badan Kesehatan MUI Provinsi Jawa Timur Sebentar lagi kita akan mengakhiri bulan suci Ramadan dan menyambut datangnya Hari Raya Idul Fitri. Setelah sebulan penuh kita berpuasa selama Ramadan dengan segala aktivitasnya, bagaimanakah bisa mengukur keberhasilan kita? Jawaban paling sederhana ialah…
Read More »Menguatkan Kesadaran Umat dalam Merawat Perdamaian
Aliansi Indonesia Damai- AIDA bekerja sama dengan alumni Pelatihan Pembangunan Perdamaian di Kalangan Tokoh Agama, Roji’in, menggelar Pengajian “Menyerap ‘Ibroh Kehidupan Korban dan Mantan Pelaku Terorisme” di Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur akhir 2023 lalu. Sedikitnya 60 warga nahdliyin di Kota Tenggarong dan sekitarnya menghadiri Pengajian. Kegiatan diselenggarakan dalam rangka menguatkan…
Read More »Merindukan Kebiasaan Membaca Buku di Mana Saja
Oleh: Romi Febriyanto Saputro,Pustakawan Ahli Madya Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Sragen Ketika duduk di stasiun bis, di gerbong kereta api, di ruang tunggu praktek dokter anak, di balai desa, kulihat orang-orang di sekitarku duduk membaca buku, dan aku bertanya di negeri mana gerangan aku sekarang. Paragraf di atas adalah…
Read More »










