Aliansi Indonesia Damai- Pertengahan November 2019 silam, aula SMAN 4 Blitar tampak penuh oleh siswa-siswi dari berbagai jurusan. Kala itu, para siswa tidak belajar seperti biasanya. Bersama AIDA mereka terlibat dalam acara dialog interaktif bertema “Belajar Bersama Menjadi Generasi Tangguh”.
Para peserta terdiri dari berbagai latar belakang dan organisasi, antara lain dari anggota Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS), anggota Rohani Islam (Rohis), siswa-siswi berprestasi dan lainnya.
AIDA menghadirkan sejumlah narasumber untuk berbagi kisah dan pengalaman hidup tentang nilai-nilai ketangguhan. Di antaranya Kurnia Widodo, mantan narapidana terorisme yang telah insaf dan bertobat, serta Christian Salomo, korban dari pengeboman yang terjadi di depan Kedutaan Besar Australia tahun 2004 silam.
Setelah mendengar kisah-kisah dari dua belah pihak, para siswa mengaku mendapatkan pembelajaran tentang makna ketangguhan. ”Ketika kita jatuh dan terkena musibah, di situlah kita punya kesempatan untuk bangkit lagi,” kata seorang peserta.
[masterslider id=”10″]
