Dok AIDA - Ni Luh Erniati membacakan puisi karyanya saat peringatan 13 tahun Bom Bali.
Home Suara Korban Puisi Bisikan Hati
Suara Korban - 20/12/2016

Puisi Bisikan Hati

Oktober…

Bagiku adalah bulan penuh cerita

Derita, duka, dan air mata

Cintaku, harapanku…

Hangus terbakar api angkara

Lenyap terkubur abu nestapa

Kini kudatang di pusaramu

Kupandang indah ukiran namamu

Kupanjatkan  doa untukmu

Dan segenap bayangmu pun datang menghampiriku

Ingin aku mendekapmu di pelukku

Meski tak kuasa tanganku tuk merengkuh

Ingin aku menatap dalam wajahmu

Meski tak mampu mataku tuk memandang

Namun kutahu dan aku rasakan

Cintamu mengalir di sekujur tubuhku

Cinta memang tak lekang oleh waktu

Tak akan terhalang oleh jarak

Walau berbeda dunia sekali pun

Kerinduan telah membawaku ke sini

Asaku berkata bahwa kau pun ada di sini

Karena… kaulah cinta sejati

 

*Puisi “Bisikan Hati” ditulis oleh Ni Luh Erniati, Ketua Yayasan Isana Dewata. Ia kehilangan suami tercinta, Gede Badrawan, akibat tragedi Bom Bali 12 Oktober 2002. Sepeninggal suami, Erni menjadi tulang punggung keluarga. Sekuat tenaga ia membesarkan kedua putranya walau suaminya telah tiada. Saat ini Erni berwiraswasta dalam usaha konveksi. Dari usaha kerasnya ia sukses menyekolahkan putranya hingga lulus perguruan tinggi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *