Meningkatkan Misi Perdamaian Pembimbing Kemasyarakatan
Aliansi Indonesia Damai- Aliansi Indonesia Damai (AIDA) bekerja sama dengan Ditjen PAS Kemenimipas menggelar Pelatihan Penguatan Perspektif Korban bagi Pembimbing Kemasyarakatan (PK) Balai Pemasyarakatan di Hotel Crown Princes Surabaya, Rabu-Kamis (19-20/11/ 2025). Sebanyak 24 peserta yang berasal dari 3 UPT, Ditjen PAS dan 14 Bapas dari wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur berpartisipasi mengikuti pelatihan.
Pelatihan yang digelar selama dua hari tersebut dimaksudkan untuk memberikan pemahaman mendalam tentang perspektif korban terorisme kepada para PK Bapas yang membina klien pemasyarakatan kasus terorisme. Pelatihan menghadirkan sejumlah narasumber dari pelbagai kalangan seperti pakar dan peneliti terorisme, mantan pelaku terorisme, korban bom terorisme dan Bapas Surabaya.
Kasubdit Pendampingan Klien dan Upaya Keadilan Restoratif Pemasyarakatan Direktorat Bimkemas Ditjen PAS, Sigit Budianto mengatakan pelatihan ini sangat tepat untuk meningkatkan kapasitas pembimbing kemasyarakatan dan misi perdamaian berkaitan dengan UU Nomor 22 Tahun 2022, UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP yang isinya menguatkan fungsi PK Bapas.
“Pembimbing kemasyarakatan dapat berinteraksi langsung dengan narapidana di dalam lapas maupun yang sudah bebas. Berbeda dengan wali teroris yang hanya di lapas, PK lebih luas termasuk mencakup di persidangan,” tutur Sigit.
Sigit menghaturkan terima kasih kepada AIDA yang menyelenggarakan pelatihan ini yang ketiga kalinya. Ia mengharapkan AIDA terus melanjutkan misi perdamaian membangun hubungan antara pemimbing kemasyarakatan dengan klien terorisme.
Sementara itu, Direktur Eksekutif AIDA Hasibullah Satrawi mengapresiasi kinerja petugas Lapas dan pembimbing kemasyarakatan Bapas dalam pembinaan warga binaan pemasyarakatan kasus terorisme. Menurutnya capaian kinerja pemasyarakatan sangat luar biasa.
“Hari ini kita zero attack of terrorism lagi dan bubarnya organisasi Jemaah Islamiyah. Secara lokus perubahan napiter itu terjadi dari Lapas dan Bapas,” ujar Hasibullah. [F]












