Aliansi Indonesia Damai- Pertengahan November 2019 silam, AIDA menggelar safari perdamaian ke berbagai sekolah di kota Blitar Jawa Timur. Salah satu sekolah yang dikunjungi adalah SMKN 1 Blitar. Melalui kegiatan dialog interaktif “Belajar Bersama Menjadi Generasi Tangguh” AIDA berharap semakin banyak bibit-bibit muda yang tumbuh menjadi generasi pencinta damai.
Kegiatan diikuti tak kurang dari 52 siswa-siswi dari berbagai jurusan dan latar belakang. AIDA juga menghadirkan narasumber tim perdamaian untuk berbagi kisah dan pengalaman hidup mereka. Di antaranya Kurnia Widodo, mantan narapidana terorisme, dan Christian Salomo, korban pengeboman di Kedutaan Besar Australia tahun 2004 silam.
Kurnia berbagi kisah tentang kehidupan masa lalunya yang pernah terjerumus ke dalam kelompok kekerasan. Ia lantas insaf dan menyadari kesalahan-kesalahannya serta turut aktif mengampanyekan perdamaian. Sedangkan Christian berbagi kisah tentang lika-liku kehidupannya sebagai korban kekerasan pengeboman. Christian mampu bangkit dari berbagai ujian kemudian memilih berdamai dengan keadaan.
Keduanya saling bermaafan. Dari keteladanan dan kisah masa lalu mereka diharapkan generasi muda mampu mengambil ibroh (pembelajaran) untuk mewujudkan perdamaian. Saat ini mereka berkomitmen dan turut aktif mengajak generasi muda Indonesia untuk mencintai dan menjaga perdamaian.
[masterslider id=”11″]
