Suara Korban
Ketegaran Korban Bom Kuningan
Aliansi Indonesia Damai- Peristiwa Bom Kuningan 2004 membuatnya menderita. Ia mengalami luka yang amat parah di bagian kepala, bahkan harus menanggung sakit selama enam tahun lamanya. Musibah itu juga membuat perekonomian keluarganya terpuruk. Ia tak mampu lagi bekerja. Demi membayar biaya pengobatan dan kebutuhan keluarga, ia terpaksa menjual rumah satu-satunya.…
Read More »Berjuang untuk Sesama Korban Bom
Aliansi Indonesia Damai- Kamis, 9 September 2004 menjadi hari tak terlupakan bagi Sucipto Hari Wibowo. Ledakan bom yang terjadi di depan Kedutaan Besar Australia, Kuningan Jakarta Selatan mencederai fisiknya. Peristiwa menyedihkan itu seperti mengubah jalan hidupnya. Tanggung jawabnya bertambah; selain bekerja mencari nafkah untuk keluarga juga mengurusi komunitas korban terorisme.…
Read More »Penderitaan Ganda Korban Terorisme
Aliansi Indonesia Damai– Rangkaian serangan bom bunuh diri di tiga gereja di Surabaya tahun 2018 silam nyaris mustahil dilupakan oleh para korban. Beruntung di tengah ujian itu, masih banyak pihak yang dengan ikhlas mendampingi korban menjalani masa-masa sulit. Dukungan moril sangat membantu pemulihan korban, setidaknya hal itu yang dialami Wenny…
Read More »Korban Bom Kuningan Merasa Beruntung Meski Cidera
Aliansi Indonesia Damai- 9 September 2004 menjadi kenangan memilukan bagi Christian Salomo. Ia menjadi salah satu korban ledakan bom di depan Kedutaan Besar Australia. Chris, sapaan akrabnya adalah seorang petugas keamanan di Kedubes negeri Kanguru itu. Pagi itu, Chris yang hendak dipromosikan sebagai supervisor penuh semangat berkoordinasi dengan petugas keamanan…
Read More »Memahami Rencana Tuhan
Aliansi Indonesia Damai- Sebelum terkena bom, Mulyono adalah sosok muda yang sehat, bugar, dan memiliki jenjang karir bagus di salah satu perusahaan swasta ibu kota. Ia juga baru saja dikaruniai seorang anak. Namun peristiwa di depan kantor Kedubes Australia Jalan HR Rasuna Said Jakarta Selatan sempat merenggut kebahagiaannya. Kamis pagi…
Read More »Meluaskan Jiwa Merangkul Luka
“Biarkan musibah ini menjadi bagian dari risiko pekerjaan saya sebagai petugas keamanan. Laa haula wa laa quwwata illaa billah. Saya ikhlaskan saja.” Aliansi Indonesia Damai- Sembari tersenyum, Budi Santoso melontarkan pernyataan tersebut. Budi mengaku telah berhasil melewati masa-masa pelik pergolakan batinnya usai menjadi korban peristiwa pengeboman di depan kantor Kedubes…
Read More »Refleksi 2 Tahun ‘Peristiwa Iman’ 13 Mei 2018
Artikel ini ditulis oleh Desmonda Paramartha salah satu Korban Bom Surabaya 2018. Tak terasa waktu berjalan begitu cepat. 2 tahun sudah ‘Peristiwa Iman’ itu berjalan. Banyak hal yang tak terlupakan dari peristiwa tersebut. Mungkin bagi banyak orang yang tidak terdampak, melihat peristiwa tersebut hingga saat ini merasa biasa saja, tetapi…
Read More »Mereka yang Menolak Takluk (Bag. 6-Terakhir)
Artikel berikut adalah bagian terakhir serial kisah ketangguhan dan kebangkitan dua puluh penyintas terorisme dari lintas negara. Redaksi menerjemahkan dan menyarikannya dari situs Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Kigozi Victor Zac (Uganda) Ia dan teman-temannya sedang berkumpul di lapangan rugbi Kyadondo di Kampala, Uganda, untuk menonton final Piala Dunia sepak bola melalui…
Read More »Mereka yang Menolak Takluk (Bag. 5)
Kehilangan sosok-sosok terkasih, terlebih yang menjadi “separuh nafas”, memang sangat menyesakkan. Apalagi akibat peristiwa terorisme, yang tentu sama sekali tak ternyana. Luka psikis yang ditimbulkan setara dengan cedera fisik parah. Para penyintas terorisme dari lintas negara berikut berhasil sembuh dari cedera fisiknya dan atau trauma psikisnya, kendati sebagian harus mengalami…
Read More »Mereka yang Menolak Takluk (Bag. 4)
Kehilangan sosok-sosok terkasih, terlebih yang menjadi “separuh nafas”, memang sangat menyesakkan. Apalagi akibat peristiwa terorisme, yang tentu sama sekali tak ternyana. Luka psikis yang ditimbulkan setara dengan cedera fisik parah. Para penyintas terorisme dari lintas negara berikut berhasil sembuh dari cedera fisiknya dan atau trauma psikisnya, kendati sebagian harus mengalami…
Read More »










