HomeBeritaDialog Korban Bom Kampung...

Dialog Korban Bom Kampung Melayu dengan Siswa SMKN 4 Makassar

Aliansi Indonesia Damai- Jihan Thalib, korban Bom Kampung Melayu 2017, membagikan kisah hidupnya di hadapan siswa-siswi SMKN 4 Makassar dalam Dialog Interaktif Virtual “Belajar Bersama Menjadi Generasi Tangguh” yang dilaksanakan AIDA, awal Agustus lalu.

Usai menceritakan perjuangannya bangkit dari peristiwa pahit itu, Jihan menuai banyak simpati, dukungan, dan pertanyaan dari para peserta. Salah satu peserta bertanya bagaimana caranya agar bisa terhindar dari musibah ledakan bom.

Baca juga Dialog Siswa SMA Hang Tuah Makassar dengan Penyintas Bom Bali

Menurut Jihan, selain pelaku yang merencanakan aksi, tidak ada orang yang tahu di mana dan kapan serangan teror akan terjadi. Karenanya Jihan mengajak peserta untuk selalu waspada dan lebih berhati-hati tatkala berada di keramaian. “Segera melapor pada otoritas keamanan jika melihat ada tindak-tanduk yang mencurigakan,” ucapnya.

Peserta lain bertanya bagaimana kiat Jihan bisa bangkit dari trauma. Jihan mengaku pasrah dengan apa yang telah terjadi pada dirinya. Sebab apa yang sudah terjadi merupakan takdir Allah dan itu tidak dapat terulang kembali. Tugas manusia sebagai hamba, menurut Jihan, adalah mencoba ikhlas dan bersabar.

Baca juga Pesan Damai Siswa SMAN 22 Makassar

Jihan memegang satu prinsip hidup yang membuatnya bisa bangkit dari keterpurukan, yaitu sikap zuhud. “Zuhud itu tidak terlalu mementingkan dunia. Bukan berarti tidak peduli sama sekali, tapi apa pun yang bersifat duniawi, mari kita ikhlaskan. Ada orang bikin masalah, solusinya kita maafkan. Itu malah yang bisa memerkecil masalah,” ungkap Jihan.

Atas dasar itulah, Jihan tidak memendam dendam kepada pelaku. Jihan ikhlas dengan musibah yang menimpanya dan memaafkan pelaku yang menjadi dalang di balik musibah tersebut. “Apa yang dilakukan oleh pelaku teroris itu, mereka khilaf, ya sudah maafkan. Tetapi saya juga berharap kejadian tersebut tidak terulang lagi,” tutur Jihan.

Baca juga Semangat Ketangguhan dari SMKN 4 Makassar

Ia lalu berpesan agar para siswa senantiasa bersyukur dan ikhlas dengan keadaan, karena barangkali masih ada orang lain yang nasibnya justru lebih buruk. Selain itu juga bisa berdamai dengan diri sendiri setiap kali dirundung masalah. Berdamai dengan diri sendiri adalah obat yang ampuh untuk penyembuhan diri. “Secara otomatis kita juga akan mudah memaafkan orang yang menyakiti kita,” ujar Jihan menambahkan.

Terakhir, Jihan berharap agar peserta dapat menjadi pribadi yang bermanfaat. “Motivasilah diri sendiri untuk menjadi orang yang bermanfaat bagi orang lain. Karena eksistensi manusia diukur melalui kebermanfaatannya untuk orang lain,” katanya memungkasi. [FAH]

Baca juga Dialog Mantan Napiter dengan Siswa SMAN 1 Makassar

Most Popular

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

More from Author

Konten Tawuran: Ketika Kekerasan Remaja Dijual

Oleh Mochammad Wahyu Ghani, Peneliti Pusat Riset Kependudukan BRIN Artikel ini berasal...

Ikhlas dan Sabar Kunci Menghadapi Cobaan

Aliansi Indonesia Damai- “Saya sempat marah kepada Allah. Ya Allah kalau...

Ulama Penjaga Harmoni Bangsa

Indonesia merupakan bangsa yang berdiri di atas fondasi kemajemukan. Dengan ribuan...

Pancasila Selaras dengan Syariat Islam

Aliansi Indonesia Damai- Ada sebagian umat Islam Indonesia yang mengira Pancasila...

Konten Tawuran: Ketika Kekerasan Remaja Dijual

Oleh Mochammad Wahyu Ghani, Peneliti Pusat Riset Kependudukan BRIN Artikel ini berasal dari Kompas.id yang terbit pada 04 Oktober 2026 Di sebuah ruangan LPKA (Lembaga Pembinaan Khusus Anak), dua remaja berbincang santai dengan kami para peneliti sosial BRIN yang sedang ingin menangkap permasalahan kenakalan remaja di era digital. Sebut...

Ikhlas dan Sabar Kunci Menghadapi Cobaan

Aliansi Indonesia Damai- “Saya sempat marah kepada Allah. Ya Allah kalau saya banyak dosa, masih ada-orang orang yang dosanya lebih banyak daripada saya”. Demikian ungkapan kemarahan yang pernah dialami Mulyono saat terdampak ledakan bom terorisme yang menghancurkan rahang dan melukai tubuhnya. Saat itu, 9 September 2004, bom...

Ulama Penjaga Harmoni Bangsa

Indonesia merupakan bangsa yang berdiri di atas fondasi kemajemukan. Dengan ribuan suku, bahasa, dan beragam agama, menjaga persatuan di negeri ini bukanlah perkara mudah. Sejarah mencatat bahwa dalam setiap fase kritis perjalanan bangsa (perjuangan revolusi fisik 1945-1950, berbagai pemberontakan di daerah, konflik Ambon, Poso, Sampit, Ketapang, dan...

Menjadi Bangsa Juara

Keberhasilan Tim Nasional Sepak Bola Indonesia (Timnas) menjuarai FIFA ASEAN CUP menghadirkan aneka macam rasa yang sulit digambarkan; senang, bangga, salut, bahkan sebagian orang sampai menangis. Hal ini terjadi karena Indonesia selama ini seakan sudah “dilupakan” oleh sejarah. Jangankan juara, sekadar bermimpi juara pun seakan mustahil. Persis di...

Pancasila Selaras dengan Syariat Islam

Aliansi Indonesia Damai- Ada sebagian umat Islam Indonesia yang mengira Pancasila bertentangan dengan syariat Islam. Padahal Pancasila jauh dari kemungkinan takhaluf as-syariah Islamiyah. Demikian ditegaskan Ketua Bidang Kerukunan Majelis Ulama Indonesia Pusat, Abdul Moqsith Ghazali dalam Halaqah Alim Ulama “Menguatkan Ukhuwah Melalui Pendekatan ‘Ibroh” yang diselenggarakan Aliansi Indonesia...

Islam Jadi Mayoritas atas Kontribusi Ulama

Aliansi Indonesia Damai- Islam di Indonesia menjadi salah satu yang terbesar di dunia meski Islam tidak lahir di negeri ini. Islam menjadi mayoritas di Indonesia atas kontribusi besar para ulama terdahulu. Demikian dinyatakan Ketua Bidang Kerukunan dan pimpinan Komisi Kerukunan Antarumat Beragama Majelis Ulama Indonesia Pusat, Abdul Moqsith...

Ormas Islam Jadi Benteng Utama Perdamaian di Indonesia

Aliansi Indonesia Dami - Pakar gerakan Islam, Khamami Zada menekankan pentingnya peran ormas Islam arus utama seperti Nahdlatul Ulama (NU), Muhammadiyah, Persis, dan Alwashliyah dalam menjaga perdamaian di tengah dinamisnya lanskap ideologi global dan domestik. Hal tersebut disampaikan Khamami Zada saat menjadi narasumber Pelatihan Pembangunan Perdamaian di...

Ulama Membina Gen Z Kobarkan Jihad Digital

Aliansi Indonesia Damai– Ulama harus bergerak cepat mengambil peran strategis untuk membina generasi Z (Gen Z) agar mampu mengobarkan “jihad digital” untuk menyebarkan kedamaian. Pesan tersebut disampaikan Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia Pusat, KH Muhammad Cholil Nafis saat menyampaikan keynote speech Pelatihan Pembangunan Perdamaian di Kalangan...

Jihad Modern Menjaga Kedamaian

Aliansi Indonesia Damai- Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia Pusat, KH Muhammad Cholil Nafis mengingatkan ulama untuk meluruskan makna jihad yang sering kali disalahartikan oleh narasi radikal di internet. Menurut dia, esensi jihad bagi Gen Z saat ini adalah jihad membela Islam dan negara dalam bingkai kedamaian....

Pentingnya Peran Ulama di Ruang Digital Gen Z

Aliansi Indonesia Damai- “Di era digital saat ini, para ulama dituntut untuk melakukan dakwah online guna membekali anak-anak kita, generasi Z dan milenial, demi meneguhkan kembali dakwah Islam Wasathiyah.” Demikian disampaikan Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat, KH. M. Cholil Nafis, saat menjadi pembicara kunci...

AIDA Gelar Pelatihan Pembangunan Perdamaian di Medan

Aliansi Indonesia Damai- AIDA menyelenggarakan Pelatihan Pembangunan Perdamaian di Kalangan Tokoh Agama di Kota Medan, Sumatera Utara pada 16-17 September 2026. Pelatihan digelar sebagai tindak lanjut dari Halaqah Alim Ulama: “Menguatkan Ukhuwah Melalui Pendekatan ‘Ibroh” yang telah diselenggarakan di Medan pada 12 Agustus 2026 lalu. Pelatihan dimaksudkan...

Tantangan Arus Informasi Global bagi Petugas Pemasyarakatan

Aliansi Indonesia Damai- Sosiolog Universitas Indonesia Imam B. Prasodjo mengingatkan petugas pemasyarakatan terhadap tantangan arus informasi di era digital. Menurut dia, saat ini masyarakat berada dalam pusaran interaksi global dimana gelombang informasi melimpah ruah hanya dalam genggaman tangan. Imam mengatakan dampak dari banjir informasi global sangat nyata terhadap...