Suara Korban
Ketabahan Ramdhani Di Balik Musibah Bom Kuningan
Aliansi Indonesia Damai- Selama manusia masih hidup di muka bumi ini, ujian dan cobaan pasti akan selalu ada. Namun demikian, Allah Swt memberikan cobaan tidak akan melebihi batas kemampuan hambaNya. Setiap musibah itu, sesungguhnya mengandung pembelajaran (ibroh), bagi orang-orang yang tabah dan sabar atas semua kehendakNya. Ketabahan itu, tercermin dari…
Read More »Kisah Penyintas Mengikis Kebencian
Peristiwa bom Kuningan di depan Kedutaan Besar Australia, Jakarta, sudah terjadi 15 tahun lalu. Namun demikian, tidak mudah bagi para korban untuk melupakan kejadian mengerikan itu. Sejumlah korban masih menahan rasa sesak ketika harus menceritakan kembali ledakan dahsyat pada 9 September 2004 itu. Salah satunya Ram Mahdi Maulana. Dengan suara…
Read More »Sudjarwo Bangkit Kembali Merajut Mimpi
“Jangan pernah takut untuk bermimpi. Saya pernah punya mimpi dan mimpi itu hilang, namun saya bisa bangkit lagi dan bisa melewati masa-masa sulit itu. Apapun yang terjadi dengan kita, percayalah, itulah suratan takdir yang terbaik.” Aliansi Indonesia Damai– Hari itu, 11 September 2004, meskipun sedang dihinggapi rasa lelah, Sudjarwo tetap…
Read More »Supriyo Laksono, Bangkit Berkat Kehadiran Keluarga
Aliansi Indonesia Damai – Peristiwa Bom Bali 12 Oktober 2002 silam menjadi sejarah kelam bagi bangsa Indonesia. Ledakan bom dahsyat itu telah menewaskan 202 orang dan 300 orang lainnya mengalami luka-luka. Di antara korban luka dan meninggal dunia itu adalah istri dari R. Supriyo Laksono atau akrab dipanggil Sony. Bukan…
Read More »Wenny Angelina Tegar Walau Bom Telah Renggut 2 Anaknya
Aliansi Indonesia Damai – Seperti biasa, Setiap hari Minggu, Nathanael Ethan Hudoyo (8 tahun) bersemangat mengajak orangtuanya ke Gereja Santa Maria Tak Bercela Surabaya. Dia sangat menyukai kegiatan Sekolah Minggu sehingga tak ingin datang terlambat. Termasuk hari itu, 13 Mei 2018. Hanya saja Nathan tanpa ditemani sang ayah yang sedang…
Read More »Eka Laksmi, Ketangguhan Istri Korban Terorisme
Aliansi Indonesia Damai – Meskipun sudah 17 tahun berlalu, kenangan pahit tragedi Bom Bali 1 masih terus melekat di benak korbannya. Selalu saja ada yang menyesak tatkala mengingatnya, meski jiwa telah tangguh melewati itu semua. Setidaknya itulah yang dialami Hayati Eka Laksmi, ibu dua putra yang tidak akan pernah bisa…
Read More »Tiga Kisah Kebangkitan Penyintas
Tiga tokoh di bawah ini mengalami dampak dan trauma berbeda-beda akibat aksi terorisme. Namun, mereka memiliki satu kesamaan, yaitu bangkit dari keterpurukan. Aliansi Indonesia Damai – Sucipto adalah korban teror bom di Kedutaan Besar Australia Kuningan, Jakarta pada 9 September 2004. Ketika bom meledak dia tengah mengendarai motor melintasi Jl.…
Read More »Memaafkan, Hilangkan Dendam
Bom yang meledak di Kedutaan Besar Australia Jakarta membuat Sutarno terluka parah, mengalami trauma dan tidak bisa bekerja. Namun, alih-alih mendendam, dia memilih memaafkan pelaku. Aliansi Indonesia Damai – ”Bayangkan, bagaimana rasanya dihujani pecahan kaca dari gedung lantai tujuh? Pecahan-pecahan kaca yang berjatuhan itu menancap di punggung saya,” tutur Sutarno…
Read More »Setiap Ujian Pasti Ada Jalan Keluar
“Setiap saya melihat mobil boks, saya merasa takut, saya cemas,” ungkap Albert Christiono Simatupang, salah seorang korban Bom Kuningan 2004. Aksi teror bom di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan itu memang telah lama berlalu, namun dampak yang dideritanya masih terasa. Aliansi Indonesia Damai- Kejadian itu menyebabkan luka di kepalanya. Sepotong logam…
Read More »Memaafkan untuk Ketenangan Hati
Suatu sore di hari pertama bulan Oktober 14 tahun silam, seperti biasa Ni Wayan Ani berangkat bersama suaminya untuk bekerja di Kafe Kalanganyar, restoran makanan laut di tepi Pantai Jimbaran, Bali. Ya, Ani dan suami memang bekerja di tempat yang sama untuk mencari nafkah. Sebenarnya sore itu ia sempat terpikir…
Read More »










