Inspirasi
Dari Terdoktrin hingga Mendoktrin
Bahruddin alias Amir, salah seorang mantan pelaku terorisme yang telah bertobat kembali ke jalan perdamaian. Dahulu selama bertahun-tahun, ia pernah bergelut dalam pemikiran ekstrem dan dunia kekerasan. Sejak masih anak-anak, ia sudah menerima doktrin ekstremisme dan kekerasan dari gurunya di sebuah pesantren Kota Bima, Nusa Tenggara Barat. Amir sudah terpapar…
Read More »Cyberbullying
Kemajuan pesat teknologi Informasi (TI) mengubah banyak aspek kehidupan manusia, terutama dengan munculnya perangkat portabel dan gawai cerdas yang dilengkapi berbagai fitur dan aplikasi termasuk perkembangan media sosial. Efek samping dari berkah kemajuan tersebut adalah munculnya hal-hal negatif, salah satunya adalah cyberbullying. Mengutip buku Fenomena Komunikasi di Era Virtualitas (Syahruddin,…
Read More »“Membaca” Mengubah Mantan Pelaku ke Jalan Perdamaian
Membaca kembali kitab rujukan karya ulama menyadarkan dan meluruskan pemahaman Bahruddin alias Amir, seorang mantan pelaku terorisme yang telah bertobat kembali ke jalan perdamaian. Dahulu, selama belasan tahun Amir menerima doktrin kekerasan dari para seniornya di kelompok ekstrem yang diikutinya. Ia kerap disuguhi narasi antipemerintah, membenci nonmuslim, jihad adalah berperang,…
Read More »Perjumpaan dengan Korban Mengubah Pemikiran Mantan Pelaku Terorisme
Perjumpaan dengan korban terorisme dan mengetahui derita yang dialaminya akibat terorisme telah menyadarkan sebagian orang yang dahulu pernah bergabung dalam jaringan kelompok teroris. Bahkan, interaksinya dengan korban terorisme semakin menguatkan semangat dan tekadnya untuk meninggalkan jalan kekerasan dan meniti jalan perdamaian. “Waktu itu untuk pertama kalinya saya bertemu langsung dengan…
Read More »Silaturahmi Perdamaian di Lombok
Akhir Juni 2024 lalu menjadi salah satu momen penting dalam upaya melestarikan perdamaian di negeri ini. AIDA melaksanakan silaturahmi lintas gerakan yang dikemas dalam kegiatan Pelatihan Pembangunan Perdamaian di kalangan Tokoh Agama, pada 29-30 Juni lalu di Mataram Nusa Tenggara Barat. Puluhan tuan guru, kiai, asatiz, dan asatizah dari beberapa…
Read More »Menggencarkan Diplomasi Kemanusiaan
Diplomasi antar bangsa kini menjadi kebutuhan yang tak terelakan. Apalagi di sejumlah kawasan masih terjadi peperangan atau konflik antar negara maupun antar bangsa. Diplomasi adalah instrumen komunikasi yang menghubungkan satu bangsa dengan bangsa lainnya. Dalam artian umum, diplomasi adalah seni komunikasi yang bertujuan untuk mencapai kepentingan suatu negara, termasuk menyebarkan…
Read More »Penyimpangan Pemahaman Agama Kelompok Ekstrem (Bagian 2- Selesai)
Mukhtar menjelaskan setiap aksi atau amaliyat yang dilakukan kelompok ekstrem mengandung unsur memberi semangat terhadap pendukungnya (tahridh). Setiap aksi yang dilakukan satu kelompok diharapkan bisa menjadi pemicu (trigger) bagi kelompok ekstrem lainnya untuk melakukan aksi serupa. Aksi yang dilakukan tersebut sebagai bentuk pengamalan Surat Al-Anfal ayat 60; “Persiapkanlah untuk (menghadapi)…
Read More »Tantangan Kembali ke Jalan Perdamaian
Bagi seseorang yang pernah bergabung dalam kelompok ekstrem, lalu memutuskan keluar dari jaringan tersebut, banyak aral yang harus dihadapi dan dilalui. Kecaman hingga ancaman teror dari anggota jaringan masa lalunya kerap diterimanya. Ancaman dan kecaman tersebut tak hanya sesaat, melainkan berlangsung terus menerus dari waktu ke waktu. Bahkan, ancaman tersebut…
Read More »Penyimpangan Pemahaman Agama Kelompok Ekstrem (Bagian pertama)
Sikap dan perilaku seseorang dapat dipengaruhi oleh pengetahuan dan pemahaman yang dimilikinya, termasuk soal keagamaan. Agama sebagai entitas keyakinan seseorang sangat membutuhkan pemahaman yang baik dan benar sehingga tidak ada penyimpangan dalam memahami dan mempraktikkannya. Ada sebagian pemeluk agama yang pernah mengalami penyimpangan dalam memahami ajaran agamanya, salah satunya Mukhtar…
Read More »Miskomunikasi dan Empati
Miskomunikasi terkadang menjadi pemicu konflik, baik dalam hubungan pribadi, profesional, maupun hubungan sosial. Karena itu, sangat penting seseorang memiliki kemampuan berkomunikasi yang jelas dan efektif. Apalagi di era digital, melalui kecanggihan teknologi informasi kita dapat berkomunikasi atau berhubungan dengan orang lain kapan pun dan di mana pun tanpa sekat geografis…
Read More »










